26 Direksi Dan Komisaris BUMN Menuai Sirkulasi

  • Whatsapp
Komisaris BUMN

Jakarta, Portalnews.co.id – 27 Direksi dan Komisaris BUMN menuai sirkulasi, mutlak dilakukan di jajaran Presiden Joko Widodo, dan kini menuai target peretasan. Agar tidak terjadi perut buncit dalam kepimpinannya.

 

Read More

Anda masih ingat kabar yang beredar melalui sosmed bahwa capres 01 yang saat ini masih petahana tidak didukung oleh hampir 78% BUMN, itu artinya bahwa direksi dan komisaris plat merah itu secara terbuka menentang keberhasilan presidennya.

 

Dari informasi yang dihimpun media ini, kepada Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu. Jika saja presiden tidak berprestasi tentu sang petahana¬† sudah “gugur dimedan pertempuran pada 17 April 2019 lalu. Namun terbukti bahwa petahana masih menang dengan mendapat dukungan 55% dari rakyat indonesia, dan itu fakta yang tidak terbantahkan.

 

Menurut Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Studi Masyarakat dan Negara (Laksamana) Samuel F. Silaen mengatakan, sungguh ironi bahwa elite plat merah mau enak tapi tidak pro rakyat, karena dapat terlihat dari beberapa direksi dan komisaris plat merah itu mendapatkan gaji dan tunjangan yang lumayan fantastis. Ini sudah bukan menjadi rahasia umum, “ujar Silaen kepada Wartawan media ini di Jakarta.

 

BACA JUGA : Selain Merakit Pesawat, Ternyata Haerul Punya Kisah Unik

 

Lanjut Silaen, “bukan ngajari politik praktis kepada lembaga BUMN itu, namun seyogyanya tahu cara bagaimana beretika yang baik. Agar tidak menimbulkan ‘distrust’ rakyat kepada kepala pemerintahan yang sah. Jikapun mereka-mereka tidak mendukung secara terbuka, maka jangan sampai ‘diexpose’ kepublik, “tegas Silaen yang juga aktivis kepemudaan ini.

 

Tak hanya itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus serius betul membenahi badan usaha/bisnis negara ini. Sebab usaha yang jalankan harus selaras dengan politiknya Negara.

 

“Sebab kehadiran badan bisnis negara tersebut untuk mendukung semua kebijakan pemerintah yang terpilih (election leader) sesuai dengan janji kampanye dan program pemerintah yang sudah dicanangkan sebelumnya” Papar Silaen pengamat politik zaman now ini.

 

Jika politik yang dijalankan BUMN jauh dari menyejahterakan rakyat. Maka ini masalah serius bagi bangsa ini. Usul konkrit buat Presiden Jokowi, “Semua direksi dan komisaris perusahaan plat merah (BUMN) tersebut wajib dilakukan sirkulasi manajemen. agar tidak terjadi praktik-praktik kuruptif, karena lamanya ‘bercokol’, ini juga sama pentingnya dengan jabatan menteri yang juga pembantu presiden, sebab pada tindakan implementasi ini perlu dibangun sistem yang lebih terbuka dan transparan sebagai wujud pembenahan yang serius, karena komisaris dan direksi ini banyak bermasalah.

 

Memenangkan Jokowi bukan berarti menyerahkan bisnis negara kepada orang ‘bobrok’ sebagai eksekutor! Bukan berarti membiarkan musuh dalam selimut menikam Jokowi! Sejauh ini, banyak orang-orang berjuang setia bersama Jokowi yang ‘seide dan sewatak’ sebagai eksekutor handal untuk mewujudkan Indonesia Maju.

 

Perusahaan plat merah ini butuh sirkulasi manajemen kepemimpinan, agar tidak masuk kepada “Zona Nyaman”. Saat ini 27 direksi dan komisaris di BUMN ini, butuh penyegaran Direksi dan Komisaris BUMN. Jangan sampai hanya dijadikan ‘bancakan’ atau ‘sapi perahan’, oleh kepentingan sempit yakni pihak-pihak ‘lo lagi, lo lagi, lo lagi’ yang terkenal dengan istilah (3L). Maka kami dorong Presiden Jokowi untuk serius membenahi susunan direksi dan komisaris BUMN, “tegas Silaen

 

BACA JUGA : Pengurus MPC-PP Luwu di Lantik, Ini Pesan dan Rencana Kegiatannya

 

Dalam pengamatan public, BUMN ini banyak merugi ini akibat salah urus. Tidak perlu lagi kita sebutin satu persatu, ada komisaris dan direksi yang sudah terlalu lama maka diperlukan penyegaran agar laju pergerakan kinerja yang joss. Sebab, bila terlalu lama tidak dilakukan sirkulasi maka cenderung lamban “. Pungkasnya lagi.

 

Masa jabatan presiden saja dibatasi hanya 2 kali, masa jabatan politis dijajaran direksi dan komisaris tidak dilakukan pergantian. Artinya, ini jabatan jangan sampai membuat orang lupa akan posisinya, “Tegas Silaen.

 

Ayo …, kita lakukan Aksi Bersih-bersih para benalu dan koruptor yang mengelilingi Jokowi! Sebelum semua Direksi BUMN merusak reputasi Jokowi #HajarBenaluNegara. Ungkapnya

 

Berikut daftar Direksi BUMN pada waktu pemilu 2019 yang bermodus netralitas, tapi anehnya malah mengundang Cawapres sandiaga uno :

  1. Dirut & Direksi Telkomsel (saat ini sudah jadi Dirut PT Telkom)
  2. Dirut & Direksi PT PP
  3. Dirut & Direksi PT. TIMAH
  4. Direksi Pertamina
  5. Direksi PT PLN
  6. Direksi Adi Karya
  7. Direksi PTPN 1 sd PTPN 14
  8. Direksi Bank Mandiri
  9. Direksi Pelindo 3
  10. Direksi Angkasa Pura 2.
  11. Direksi BPJS
  12. Direksi PT Jasa Marga
  13. Direksi Waskita Karya
  14. Direksi Bulog
  15. Direksi Bank BRI
  16. Direksi Pelindo 1
  17. Direksi Pelindo 2.
  18. Direksi Antam
  19. Direksi PGN
  20. DIreksi Pupuk Kaltim
  21. Direksi Garuda Indonesia
  22. Direksi KImia Farma
  23. Direksi Bank BTN
  24. Direksi Bank BNI
  25. Direksi PJKA
  26. Direksi PT POS Indonesia
Portal-News-720x90 Portal TV - Channel Streaming Indonesia

Related posts