3 Mafia Bola di Tetapkan Tersangka, dan Ancaman Kurungan 5 Tahun

0
94
3 Mafia Bola di Tetapkan Tersangka, dan Ancaman Kurungan 5 Tahun
loading...

PORTALNEWS.CO.ID | JAKARTA – Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono saat bersama Tim Satgas Anti Mafia Bola melakukan konferensi pers, setelah menetapkan tiga orang tersangka kasus dugaan pengaturan skor; Johar Lie Eng, Priyanto, dan Anik Yuni Artika Sari.

Ketua Tim Media Satgas Anti Mafia Bola Kombes Pol Argo Yuwono menyebut, ketiganya akan dikenakan tiga pasal.

Kasus yang di jerat kepada 3 tersangka yakni “Kasus Penipuan (Pasal 378), penggelapan (Pasal 372), kemudian juga tindak suap (Pasal 209), dengan ancaman kurungan di atas lima tahun penjara,” ujar Argo di Polda Metro Jaya, Kamis (27/12/2018).

Ia menjabarkan, ketiga tersangka diduga terlibat dalam pengaturan skor di pertandingan Liga 3 di Jawa Tengah. Meski demikian, Argo mengaku masih belum bisa mengungkap peran masing-masing tersangka.

“Ya, di Jawa Tengah. Liga 3, Persibara (Banjarnegara). Nanti kita diskusikan dulu dengan tim satgas, akan kita dalami peran masing-masing, baik itu P, A dan kemudian J,” tegasnya.

Mantan manajer klub Liga 3 Persibara, Lasmi Indrayanti, menyebut Johar Lin Eng dan beberapa nama lain menerima uang dari pihaknya untuk memuluskan promosi ke Liga 2.

Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono juga mengaku pernah ditawari Johar untuk menjadi tuan rumah Liga 3 dengan membayar mahar Rp 500 juta.

“LI melaporkan adanya kegiatan-kegiatan yang dirasa tidak pas di dalam kegiatan persepakbolaan. Terutama dalam Liga 3 dan Liga 2 yang ada di Jawa Tengah. Kemudian dari Polda Jateng dan tim Satgas ini kemudian kita bekerja, seperti yang sudah kita sampaikan, ada bekerja ke kota-kota di Jawa Tengah sana,” ucap Argo. (Int)

BACA JUGA : Grup Musik Seventeen Menjadi Salah Satu Korban Tsunami Anyer

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here