5 Nama Tokoh Yang Menghebohkan Jakarta, Ada Ahok dan Sandiaga Uno

PORTALNEWS.CO.ID | NASIONAL – Jakarta sepanjang tahun 2018, dihiasi dengan nama-nama tokoh yang menghebohan Kota Jakarta. Mulai dari keterlibatan artis, aktivis, Pejabat, Politikus, Ustad, sampai preman.

Dari 5 nama tokoh yang menghebohkan Jakarta, dampak yang mereka hembuskannya pun bisa dibilang berpengaruh besar dan menjadi catatan sejarah bagi Negera Republik Indonesia.  

Berikut, 5 nama tokoh yang menghebohkan Jakarta.

  1. Jennifer Dunn

Jennifer Dunn tak kunjung kapok. Setelah dua kali dibui gara-gara memiliki dan mengkonsumsi narkoba pada 2009 dan 2012, artis berusia 29 tahun itu kembali bikin heboh pada awal 2018, dengan kasus yang sama.

Jennifer Dunn ditangkap polisi pada penghujung 2017 di Jalan Bangka XI C Nomor 29, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, dengan barang bukti 0,22 gram sabu dan alat isap.

Pada 25 Juni 2018 lalu, Jennifer Dunn divonis majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, empat tahun penjara atau lebih berat delapan bulan ketimbang tuntutan jaksa.

Pertimbangan yang memberatkan adalah Jennifer pernah dihukum atas kasus narkoba pada 2009 dan 2012.

Namun, setelah banding, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memutuskan vonis Jennifer mejadi lebih ringan, yakni 10 bulan penjara.

Setelah mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Pondok Bambu, Jakarta Timur, Jennifer Dunn bebas pada awal Oktober 2018.

  1. Ahok

Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang sedang mendekam di Rumah Tahanan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, atas kasus penistaan agama, tiba-tiba membikin heboh baru: menceraikan istrinya, Veronica Tan, pada awal Januari 2018.

Alasannya, kehadiran orang ketiga. Veronica dikabarkan selingkuh dengan seorang pengusaha sejak tujuh tahun lalu.

Sidang perdana perceraian berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, 31 Januari 2018. Dalam sidang vonis pada 4 April 2018, majelis hakim memutuskan Ahok dan Veronica bercerai. Hak asuh dua anak mereka jatuh ke tangan Ahok.

  1. Sandiaga Uno

Sandiaga Uno sempat membuat heboh masyarakat Indonesia khususnya Jakarta saat ia memutuskan mundur dari jabatannya Wakil Gubernur DKI Jakarta pada 10 Agustus 2018.

Alasannya, dia akan maju dalam Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2019, mendampingi Prabowo Subianto. Sandiaga Uno yang dilantik senahai Wagub DKI pada Oktober 2017, dan mengundurkan diri jabatan wagub sepuluh bulan berikutnya.

Beberapa program yang pernah Sandiaga canangkan saat menjadi Wagub DKI Jakarta angara lain OK OCE (One Kecamatan One Center for Entrepreneurship), OK Otrip (kini berganti nama menjadi Jak Lingko, Rumah DP 0 Persen menjadi Samawa (Solusi Rumah Warga), penambahan pusat kuliner, dan program penambahan bahan pokok murah di Jakarta. Hingga saat ini, Gubernur DKI Jakarta belum memiliki pengganti Sandiaga Uno di posisi Wakil Gubernur DKI Jakarta.

  1. Sisca Dewi

Pedangdut Sisca Dewi harus menerima nasib keluar-masuk Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dia terseret kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh Inspektur Jenderal Bambang Sunarwibowo. Penyebabnya, Sisca mengaku sebagai istri siri polisi pangkat dua, Bambang Sunarwibowo.

Sisca mengaku sempat menceritakan kisah cintanya dengan Bambang kepada Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal (Purn) Budi Gunawan.

Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri pun menangkap Sisca pada 10 Agustus 2018. Setelah itu, Sisca ditetapkan sebagai tersangka.

Jaksa menuntut Sisca dihukum lima tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider enam bulan kurungan. Hingga kini, sidang Sisca-Bambang sudah sampai pada tahap pembacaan pleidoi.

  1. Nur Mahmudi Ismail

Polres Kota Depok menetapkan mantan Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail dan mantan Sekretaris Kota Depok Harry Prihanto sebagai tersangka korupsi proyek pembebasan lahan Jalan Nangka 2013-2015 pada 20 Agustus 2018.

Penyidik menduga kerugian negara akibat kasus ini mencapai Rp 10,7 miliar dari anggaran Kota Depok. Penjelasan Didik tersebut klop dengan pengakuan Cempaka Group, pengembang Apartemen Green Lake View, kepada Tempo.

Polisi kini telah menyerahkan berkas perkara ke kejaksaan. Sebelum itu, polisi sudah mengirimkan surat kepada Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia agar Nur dicekal bepergian ke luar negeri. Surat dilayangkan pada 18 Oktober 2018. (Int)

BACA JUGA : 5 Daftar Film Populer Indonesia, Bakal Di Putar Kembali