Aliansi Jurnalis Luwu Raya Bersatu Mengecam Tindakan Oknum Polisi

  • Whatsapp
Aliansi Jurnalis Luwu Raya
Aliansi Jurnalis Luwu Raya
banner 468x60

Palopo, PortalNews.co.id – Aliansi Jurnalis Luwu Raya bersatu mengecam keras tindakan oknum Polisi yang melakukan kekerasan terhadap jurnalis yang sedang meliput dalam aksi unjuk rasa di Makassar dan di berbagai daerah lainnya di Indonesia. Aksi unjuk rasa para jurnalis juga dilakukan di depan Mako Polres Palopo, Jumat (27/09/2019).

Koordinator aksi Dedhy Ariyanto mengatakan oknum aparat kepolisian  telah mencederai Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers atas tindak kekerasan kepada 3 jurnalis di Makassar masing-masing Darwin Fatir (Antara) Ishak Pasabuan (Makassar Today) dan Syaiful (inikata.com) rekan Jurnalis yang tengah melakukan tugas peliputan demonstrasi di Gedung DPRD Provinsi Sulawesi Selatan pada Selasa (24/09/2019) lalu.

Muat Lebih

banner 300250

“Kami mendesak Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Mas Guntur Laupe untuk menindak secara tegas, dan memproses hukum oknum Polisi yang melakukan tindak kekerasan atau pengeroyokan terhadap 3 jurnalis. Meminta Kapolda Sulawesi Selatan untuk mengintruksikan kepada seluruh jajarannya, agar mencermati dan mentaati Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan segara adili oknum terduga pelaku kekerasan atau pengeroyokan terhadap jurnalis sebagai efek jera,” kata Dedhy.

Menurut Dedhy, tindak kekerasan atau pengeroyokan terhadap jurnalis yang sedang bertugas meliput. Merupakan bentuk menghalang-halangi hak publik untuk memperoleh informasi yang benar dan akurat.

“Jurnalis butuh kebebasan dan leluasa dalam mengumpulkan informasi di lapangan, demi kepentingan publik” Tuturnya.

Aksi yang dilakukan para jurnalis dari berbagai media didaerah, seperti daerah Luwu, Kota Palopo, Luwu Utara dan Luwu Timur dilakukan dengan berorasi di depan Mako Polres Palopo dan mengumpulkan kartu Pers sebagai bentuk solidaritas.

Kapolres Palopo, AKBP Ardiansyah yang menemui para jurnalis mengatakan bahwa desakan wartawan akan diteruskan kepada Kapolda Sulawesi Selatan.

“Kami akan teruskan ke Kapolda Sulawesi Selatan melalui persuratan bahwa hari ini ada rekan-rekan jurnalis dari Luwu Raya (Luwu, Luwu Utara, Kota Palopo dan Luwu Timur) menyampaikan aspirasi berkaitan dengan tindakan yang mungkin kekerasan dilakukan oleh oknum yang terjadi di Makassar,”  ujar Ardiansyah.

Tak hanya itu, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jurnalis Online Indonesia (JOIN) Luwu Zainuddin Bundu Saoda alias Ajis yang dikenal dikalangan Pers Luwu Raya, Tana Toraja dan Toraja Utara itu juga menambahkan dalam orasinya. ‘

‘’Perlu adanya penjelasan kembali antara Pihak Polri dan Pers sebagaimana, nota kesepakatan antara dewan pers dengan kepolisian negara republik indonesia nomor : 2/DP/MoU/II/2017 atau Nomor: B/15/II/2017 tentang koordinasi dalam perlindungan kemerdekaan Pers dan penegakan hukum. Pada hari kamis, (9/2/2017) bertempat di Ambon, dan ditandatangani langsung oleh Yosep Adi Prasetyo selaku Ketua Dewan Pers dan Jendral Polisi Drs. M. Tito Karnavian, M.A., Ph.D selaku Kepala Kepolisian Negera Republik Indonesia dan bertindak atas nama Polri yang secara bersama-sama para pihak memerankan fungsinya dalam mengembangkan kemerdekaan pers, juga meningkatkan kehidupan pers dalam hubungan Kerja Sama tersebut’’. Kunci Direktur Media Portal News.

Penulis : Andi Baso

Editor : Zainuddin Bundu

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *