Aspirasi Oknum Anggota DPRD, Diduga Money Laundry

  • Whatsapp
Aspirasi Oknum Anggota DPRD
Aspirasi Oknum Anggota DPRD
banner 468x60

Luwu, PortalNews.co.id  –  Terpesona Pungsi Jabatan, bangunan Talut di Desa Cimpu Utara, diduga milik aspirasi oknum Anggota DPRD Luwu yang seharusnya dirasakan oleh masyarakat setempat. Namun pada hakikatnya, justru menjadi sekelumit pertanyaan dan keresahan.

 

Muat Lebih

banner 300250

Bagaimana hierarki peraturan perundang-undangan di Indonesia. Siapa yang mengesahkan, dan siapa yang menetapkan masing-masing peraturan perundang-undangan tersebut?

 

Hal apa yang diatur oleh masing-masing peraturan perundang-undangan, justru mala menjadi sejatinya pelanggaran.

 

Seperti yang terjadi disalah satu wilayah, tepatnya di Desa Cimpu Utara, Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan di duga kuat money laundry pada pembangunan tersebut. Sehingga terjadi salah bestek, serta tanpa menunjukan nilai volume pada pembangunan tersebut. Alias tidak ada Papan Proyek saat dilakukan pekerjaan. Dan bisa saja menjadi proyek siluman, titipan para pengatur undang-undang di negeri ini.

Aspirasi Oknum Anggota DPRD

Sekaitan dengan hal tersebut, Plt, Kepala Pemerintahan Camat Suli Ilyas Meppewali langsung menanggapi dan membenarkan adanya Pekerjaan Pembangunan Talut diwilayah kerjanya.

 

“Bahwa benar menuai pertanyaan warga setempat. Sebab, proyek tersebut, tidak memiliki papan proyek pada saat dikerjakan. “Tidak biasanya seperti proyek lainnya” Ujarnya. Jumat, (12/7/2019).

 

“Pembangunannya dan susunan batu diduga hanya nempel di tanah, campurannya sedikit dan mudah rapuh. Lagi–lagi membisingkan ditelinga bahwa proyek tersebut adalah diduga jatah Aspirasi Oknum Anggota DPRD”. Bebernya

 

Mau jadi apa negeri ini, jika tugas Anggota DPRD hanya tahunya jual proyek ke rekanan. Sementara tugas kenegaraan sebagai kontroling, pengawasan, pembawah aspirasi rakyat, dan pembuat Undang–undang terabaikan dan terlululantahkan. Kuncinya

 

Terpisah, salah satu warga setempat yang tak ingin dimediakan namannya menyebutkan, “Bahwa Proyek pembangunan talud yang berada di Cimpu Utara, sebaiknya dilakukannya penyelidikan oleh Kepolisian Polres Luwu, agar tak ada pembiaran.

 

Sebab ini sudah merupakan dugaan tindak pidana korupsi, dan penyalagunaan jabatan. Apa lagi diduga adanya keterlibatan oknum Anggota DPRD Luwu yang menjual proyek tersebut ke rekanan”. Pintahnya.

 

Penulis: Andi

Editor: Zainuddin Bundu

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *