Bukan Lagi Baskom, Melainkan Ember Sebagai Penadah Air di Langit Gedung Putih

PORTALNEWS.CO.ID | PALOPO – Kurang adanya perhatian dan penanganan khusus oleh pihak develover maupun instansi terkait, yakni Pemerintah Kota Palopo, Sulawesi Selatan masih dibiarkan palfonnya bocor, dan ditadai beberapa deretan ember yang berukuran besar. Berjejeran di dalam ruangan tersebut . Senin (25/3/2019).

Gedung putih yang dibangun pada tahun 2017 lalu, dan menelan anggaran negara sebasar Rp. 41 Miliar, melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) 2016. Tampaknya tak mengalami perubahan sama sekali. Sebagaimana hal ini, sudah diberitakan sebelumnya diedisi media portal news pada tanggal 4 Februari 2019, dengan judul “Gedung Termahal di Palopo Bocor, Baskom Jadi Andalan Utama”.

Gedung yang menelan anggaran negara sebasar Rp. 41 Miliar, dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2016 dan dibangun pada tahun 2017 lalu. Justru semakin bertambah parah dan menghawatirkan akan kondisi bangunannya, yang sepertinya tak terurus dan belum tersentuh oleh parah ahlinya.

Dari pantauan media ini di lokasi, Baskom bukan lagi andalan utama yang digunakan untuk menadah kucuran air yang secara bergiliran turun dari arah plafon gedung, melainkan beberapa deretan ember yang berukuran besar pun berjejer di dalam ruangan tersebut.

Saat ingin ditemui, Kabag Pemerintahan Palopo, Andi Bahtiar engan memeberikan komentar. Terkait bangunan Kantor Walikota Palopo yang terletak di Jalan Andi Djemma, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan.

Sekedar di ketahui, banggunan yang menyerupai White House atau Gedung Putih itu. Tempat berkantornya Walikota Palopo Drs. H. M. Judas Amir, MH dan Wakil Walikota Palopo Ir. H. Rahmat Masri Bandaso, M.Si. Tak hanya terlihat megah dan Bocor, beberapa ruas banggunan tersebut pun juga pecah-pecah dan rusak. Seperti tehel, yang berada di beberapa titik lokasi tangga dan saluran tempat cuci tanggan pun jebol dan mengeluarkan air terus menerus, yang terletak disalah satu bagian WC belakang lingkup Kantor Walikota Palopo, Sulawesi Selatan. (ZB)