Hampir Sebulan Warga Hidup Dengan Debu, Hingga Sakit.?

by -20 views
Hampir Sebulan Warga Hidup Dengan Debu
Hampir Sebulan Warga Hidup Dengan Debu

Palopo, Portalnews.co.id – Hampir sebulan warga hidup dengan debu, akibat proyek infrastruktur jalan yang terletak di Jalan Andi Mappanyompa, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan dikeluhkan Warga, Sabtu, (17/8/2019).

 

Bahkan percepatan pembangunan sangatlah penting untuk perekonomian suatu daerah, melalui infrastruktur jalan. Dan peran pemerintahlah yang wajib mendomainkan semua itu dalam bentuk kerja nyata.

 

Namun disisi lain, kerja nyata itu menjadi dalil dengan berbagai hal yang belum dipastikan sehingga proyek pekerjaan jalan tersebut menjadi terhambat.

 

Dari pantauan dilokasi, Fadly menjelaskan pekerjaan tersebut sudah hampir sebulan tak kunjung dikerja oleh pihak rekanan.

 

Hampir Sebulan Warga Hidup Dengan Debu
Hampir Sebulan Warga Hidup Dengan Debu

 

‘’Kurang tahu dinda, mengapa belum dikerjakan. Padahal sudah hampir sebulan, proyek ini dihamburkan batu kerikil, dan waktu pelaksaan 170 hari kerja’’.

 

Lanjut Fadly, selain berdebu. Warga juga setiap tiga hari lakukan pemeriksaan rutin, dan ekonomi pedagang kecil menjadi mandek disekitar lokasi proyek tersebut.

 

Hampir Sebulan Warga Hidup Dengan Debu
Hampir Sebulan Warga Hidup Dengan Debu

‘’Bukan hanya berdebu, warga hampir setiap tiga hari lakukan pemeriksaan rutin. Dan pedagang tutup kalau siang. Malam pi baru buka, itupun hanya sebagian yang buka. karena mereka tidak tahan dengan hemparan debu, ketika kendaraan roda dua maupun roda empat melintas’’.

 

Tambahnya lagi ‘’Padahal jalan disini masih bagus dan sudah diaspal sekitar 3 tahun lalu. Dan itu juga rekanan, nanti di ributi warga baru na pasang itu papan proyeknya’’. Beber Fadly.

 

Selain itu, pedagang telur dan beras saat ditemui media ini. Syukur, warga jalan Andi Mappanyompa, Kota Palopo juga mengeluh dengan proyek tersebut. Membenarkan adanya keterlambatan proyek yang mangkrak hampir sebulan, lantaran sudah bosan dengan hemparan debu yang menyekap di rumah-rumah warga.

 

‘’Pernah disirami semenjak ada warga yang menghubungi pihak rekanan. Tapi setelah itu tidak lagi. Karena tidak ada anggarannya bedeng yang disediakan dalam proyek tersebut. Dan kami, warga disini. Kerjanya tiap hari hanya sirami debu yang bertaburan di rumah-rumah kami’’.

 

Hampir Sebulan Warga Hidup Dengan Debu
Hampir Sebulan Warga Hidup Dengan Debu

Ditambahkanya lagi ‘’Mana lagi Air PDAM mahal, masa kita mau kerja siram-siram jalan terus. Tapi kami bisa apa Pak, sebagai pedagang kecil’’. Kunci Syukur

 

Sekedar diketahui, proyek tersebut dikerjakan oleh salah satu rekanan Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan. Dengan menang tender, melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP) Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp 1.154.666.000,-. (ZB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *