Kota Palopo Mulai di Guyur Kembali Kasus Korupsi Lama Dan Baru

0
414
Kota Palopo Mulai di Guyur Kembali Kasus Korupsi Lama Dan Baru
loading...

PORTALNEWS.CO.ID | PALOPO – Sepertinya hawa korupsi masih terus menyisahkan teriakan para aktifis dan mahasiswa di Kota Palopo, Sulawesi Selatan untuk kembali mempertannyakan adanya dugaan kasus korupsi yang masih terselip di Kota Idaman ini.

Suara para aktifis dan mahasiswa masih gemuruh untuk mempertanyakan kembali dugaan kasus korupsi lama dan baru yang di gelar di dua titik.

Sebut saja, Aliansi Gerakan Mahasiswa dan Masyarakat (Gemar) kembali mengelar aksi di Kantor Polres Palopo dan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Palopo, Sulawesi Selatan, (8/12/2018).

Dalam aksi itu, pengunjuk rasa meminta kepada aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi lama maupun baru.

Pasalnya, dari beberapa kasus yang di tanngani oleh pihak Kejaksaan Negeri Palopo dan Polres Palopo di nilai lamban dan belum tuntas penangannya.

Dalam aksi demo tersebut, sempat mengakibatkan kemacetan di jalan Trans Sulawesi sepanjang 2 kilometer.

Aksi unjuk rasa itu juga di gelar di Jl. Sam Ratulangi dan Palopo, Sulawesi Selatan pada hari Sabtu, (8/12/2018) Sore.

Jendral Lapangan, Yulianti, dalam orasinya mendesak aparat penegak hukum untuk menangkap palaku-pelaku koruptor yang diduga telah merampok uang Negara.

“Tangkap dan penjarakan koruptor diklat pelaut yang telah merugikan negara dengan menggunakan  APBD tahun 2013 hingga 2017 sebesar 5,4 miliar, dan dugaan kerugian mencapai lebih dari 3 Miliar,” ungkap Yulianti, dalam orasinya.

“Program pengadaan 1000 kandang ayam yang berasal dari APBD Kota Palopo, menelan anggaran sebesar 5 miliar, juga harus dipertanggungjawabkan karena terdapat indikasi gratifikasi dan korupsi, dengan bertambahnya anggaran menjadi Rp.8 miliar” sambungnya

Selain itu, massa aksi ini, juga menyoroti kasus dugaan korupsi lama yang menjerat mantan Ketua KPU Palopo, Maksum Runi, yang telah ditetapkan sebagai tersangka pada 25 Februari 2014 lalu, oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kajari) Palopo dalam kasus pinjaman uang sebesar Rp 500 Juta dan pengadaan pakaian di KPU Tahun Anggaran 2013, dimana hingga saat ini tidak ada kejelasan kasusnya.

“Mantan Ketua KPUD Palopo, Maksum Runi, yang telah ditetapkan sebagai tersangka pada 25 Februari 2014, beberapa tahun lalu oleh pihak Kajari Palopo, terkait kasus pinjaman uang sebesar 500 juta dan pengadaan pakaian di KPU TA 2013, hingga saat ini belum ada kejelasan kasusnya.” Terang Korlap Gemar.

Selain membagikan selebaran dan membentangkan spanduk, massa aksi juga membacakan tuntutan aksi untuk mengusut tuntas kasus dugaan Korupsi di Kota Palopo.

Selain itu, ia juga mempertanyakan status hukum dugaan korupsi sekolah pelaut yang dilakukan oleh Kabid Dikmen dan pemilik SMK Nusantara, Rustam Lalong yang saat ini menjabat sebagai Camat Wara Utara, hingga kini penanganan kasusnya belum jelas.

“Kami juga meminta pihak kepolisian memperjelas kasus dugaa korupsi sekolah pelaut yang diduga melibatkan Rustam Lalong,” Tegas Yuliati.

Tambah Yulianti, ia juga meminta agar penuntasan kasus korupsi produksi minyak boka, serta usut tuntas dugaan grafikasi Zaro Snack.

Apalagi DPRD Kota Palopo sebelumnya telah menyetujui dana penyertaan modal ke Perusda (Zaro Snack), dikucurkan anggaranya sebesar Rp 14.249.477.000,- yang bersumber dari APBD dan APBD-P Kota Palopo Tahun Anggaran 2015. Dan dicairkan sebanyak tiga tahap ke Perusda, sebagai dana penyertaan modal.

Tahap pertama sebesar Rp 2 miliar yang bersumber dari APBD pokok tahun 2015. Kemudian berlanjut mendapat suntikan dana kembali dari APBD perubahan (APBD-P) Kota Palopo sebesar Rp 1 miliar.

Lalu disusul penyertaan modal kembali dilakukan Pemkot Palopo untuk kegiatan pembenahan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro (PLTMH) sebesar Rp 8.745.477.000,- serta untuk pembelian mesin produksi keripik zaro snack senilai Rp 2.504.000.000,-.

Sekedar diketahui, dalam unjuk rasa ini massa melakukan saling dorong dengan pihak kejaksaan negeri Palopo. (ZB)

BACA JUGA : Lirik Lagunya Jonghyun Shinee, Paling di Sukai Fansnya

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here