Nasib 25 Caleg Golkar dan Hanura Kota Palopo Belum Ditentukan

  • Whatsapp
Nasib 25 Caleg

Palopo, Portalnews.co.id – Sudah sepekan nasib 25 Caleg Golkar dan Hanura Kota Palopo belum ditentukan oleh KPU Republik Indonesia (RI).

Padahal KPU Kota Palopo telah menyerahkan berita acara keterlambatan Golkar dan Hanura menyetor Laporan Awal Dana Kampanye (LADK), sejak 28 September 2018 lalu.

Ketua KPU Palopo, Abbas mengatakan, memang tidak ada aturan yang menerangkan berapa hari KPU RI harus menentukan atau memplenokan nasib Golkar dan Hanura yang terlambat melaporakan LADK.

BACA JUGA : Masihkah Pendidikan Tinggi Penting Untuk Karier Anda?

Aturanya KPU Palopo melaporkan ada partai yang tepat waktu, terlambat dan sama sekali tidak melaporkan LADK kepada KPU RI.

“Yang jelas keputusan hanya dua diskualifikasi atau diterima kembali sebagai caleg, namun persoalan waktu tidak dijelaskan berapa lama rentan waktunya. Kita percayakan sepenuhnya kepada KPU RI,”katanya, Jumat (5/10/2018).

Abbas menambahkan, meski nasib Golkar dan Hanura belum jelas saat ini status dua Parpol tersebut tetap sama dengan parpol lain sepanjang tidak ada keputusan lain dari KPU tentang pembatalan keikutsertaan di Pemilu 2019.

” Wewenang ada di KPU RI. Kami hanya menjalankan regulasi yang telah ada, ” imbuhnya.

BACA JUGA : Syarat Masuk Unismuh Makassar, Bebas Tes

Sebelumnya KPU Palopo yang diambil alih oleh KPU Provinsi, menolak LADK Golkar dan Hanura karena terlambat.

Golkar dan Hanura yang merasa dirugikan kemudian mengadu ke Bawaslu untuk dilakukan mediasi yang diikuti oleh KPU.

Hasil mediasi itu menerima kembali LADK Golkar dan Hanura namun dalam kategori terlambat yang selanjut akan diserahkan ke KPU RI.

Sesuai pada Pasal 338 ayat 1 pengurus parpol tingkat provinsi, kabupaten/kota tidak menyampaikan LADK sampai batas waktu yang  telah ditentukan dimaksud dalam 335 ayat 2 partai tersebut dikenai sanksi berupa pembatalan sebagai peserta pemilu. (HD/ZB)

Related posts

Portal-News-729X90 Portal TV - Channel Streaming Indonesia