MASUK / DAFTAR
  • BUKA/TUTUP
  • HOME > Daerah Ekobis Pemerintah
    Wednesday, 8 November 2017 | 13:17
    PT. PDGS Membandel, Kadis PMPTSP Luwu Utara; Akan Saya Cabut Izin Operasinya
    PORTALNEWS.CO.ID | MASAMBA - Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Luwu Utara telah melakukan Evaluasi terhadap pemegang Izin Saham Perkebunan untuk Pengolahan (IUP-P) dan Izin Usaha Perkebunan Budidaya (IUP-B).

    PORTALNEWS.CO.ID | MASAMBA – Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Luwu Utara telah melakukan Evaluasi terhadap pemegang Izin Saham Perkebunan untuk Pengolahan (IUP-P) dan Izin Usaha Perkebunan Budidaya (IUP-B).

    Dalam evaluasi ini, DPMTSP Luwu Utara pada tanggal 28 Oktober 2017 yang lalu, bertempat di ruang rapat dinas DPMPTSP, mengundang sejumlah investor untuk melakukan ekspose guna mengetahui laporan progres pembangunan serta kegiatan perkembangan investasi pabrik kelapa sawit yang telah memiliki izin.

    Investor yang dimaksud disini antara lain PT. Kasmar Matano Persada, PT. Jas Mulia, PT. Parma Darma Global Sawit (PDGS) serta PT. Jas Plantation. Namun dalam undangan ekspose itu, pihak dari management PT. Parma Darma Global Sawit (PDGS) tak ikut menghadiri.

  • Alhasil, ketidak hadiran PT. Parma Darma Global Sawit pada evaluasi ini sangat disayangkan oleh Kadis PMPTSP Luwu Utara, Ir. Ahmad Jani, padahal menurut dia kegiatan ini sangat penting demi eksistensi perusahaan itu sendiri. Apalagi dikatakannya, PT. PDGS ini adalah perusahaan atau Investor kelapa sawit yang memiliki izin pertama kali dibanding investor lainnya untuk beroperasi di Luwu Utara.

    “Sangat disayangkan, PT. PDGS ini tak ikut dalam kegiatan ekspose yang kami adakan, padahal kami hanya meminta perusahaan sawit itu untuk memaparkan progres pembangunan pabriknya, namun seiring waktu berjalan, hingga saat ini tak ada konfirmasi mengenai ketidakhadirannya, oleh karena itu saya selaku Kepala Dinas PMPTSP melalui Sekretaris Daerah telah menyurat dan memberi teguran untuk segera melakukan ekspose serta melaporkan progres pembangunan pabrik kelapa sawit yang sementara dia bangun.”tandas Ahmad Jani kepada portalnews.co.id, Rabu (08/11/2017) di Kantor Dinas PMPTSP Luwu Utara.

    Tak Hanya itu, Ahmad Jani tegaskan bahwa kemungkinan terburuk yang dialami PT. PDGS bila masih mengindahkan undangan kegiatan ekspose perkembangan (progres) pembangunan Pabriknya, maka konsekuensinya izin operasi PT. PDGS akan dicabut. Dan juga dengan tidak menghadiri undangan tersebut, dianggapnya sebagai teguran pertama.

    BACA JUGA :   Penista Ulama di Palopo Harus Ditangkap Jika Tidak Ini Yang Akan di Lakukan

    “Tidak hadirnya PT. PDGS pada undangan ekspose kemarin, maka kami anggap itu peringatan pertama, dan selanjutnya, bila kami undang untuk kesekian kalinya tetap tidak menghadiri, maka konsekuensinya, izin operasi perusahaan tersebut akan kami cabut.” tegas Ahmad Jani.

    Lanjut dikatakannya,”Seharusnya PT. PDGS waktu ekspose itu, ikut menyampaikan pemaparan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LPKM) terkait progress kegiatan nya, karena LPKM ini merupakan tanggung jawab investor terhadap Pemerintah Daerah sesuai peraturan Kepala BKPM No.17 Tahun 2015, tentang pedoman dan tatacara pengendalian pelaksanaan penanaman modal.”ungkapnya.

    Ia juga menambahkan bahwa.”Dengan tidak adanya laporan perkembangan progress PT. PDGS ke PMPTSP maka otomotis segala kegiatan maupun aktivitas PT. PDGS hingga saat ini tidak diketahui sejauh mana progressnya. Oleh karena itu, saya selaku dinas terkait akan memantau serta mengkaji ulang semua izin baik itu Izin prinsip, Izin prinsip PM, IMB dan IUP-P yang dimiliki pabrik kelapa sawit khususnya PT. PDGS.” kata Ahmad Jani.

    Selain dari itu, dia juga mengapresiasi dan menyambut positif atas progres pembangunan pabrik kelapa sawit yang telah disampaikan oleh investor yang menghadiri ekspose pada waktu itu, dan menurutnya didasari pemaparan tersebut, diharapkan pembangunan pabrik segera dituntaskan demi kesejahteraan petani kelapa sawit khususnya di Kabupaten Luwu Utara, dan kemudian ia harapkan bahwa apa yang disepakati menjadi tanggung jawab bersama dengan tujuan perbaikan pelayanan kepada masyarakat.

    “Saya sangat berterimakasih kepada para investor kelapa sawit, yang telah melaporkan progres perkembangan kegiatannya pada waktu ekspose itu, dan pastinya saya juga menyambut secara positif setiap pemaparan investor, maka dari itu patut diapresiasi karena kita harapkan pembangunan pabrik bisa segera tuntas demi kesejahteraan petani kelapa sawit kita di Luwu Utara, dan tak kalah pentingnya yaitu, apa yang telah kita sepakati bersama demi tujuan yang mulia, yakni perbaikan pelayanan kita kepada masyarakat.”harap Jani panggilan akrab Kepala Dinas PMPTSP Luwu Utara ini.

    BACA JUGA :   Soal Pemeriksaan Pertama JLB, Tersangka SP Jatuh Sakit

    Untuk diketahui sebelumnya, PT. PDGS adalah investor kelapa sawit dengan pemilik izin Prinsip NO BPPTSPM/01/IPI/III/2013. IMB No 0285/00173/IMB/BPPTSPM/IX/2014 dan Izin Usaha Perkebunan dan pengolahan (IUP-P) No: 0717/001/IUP-P/BPTSPM/II/2014.

    Namun dengan begitu, perusahaan sawit ini tidak ikut memaparkan laporan progres pembangunan fasilitas pabrik sawitnya dibanding ketiga perusahaan sawit yang lain, yang mana pemaparan itu dituangkan dalam Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LPKM) pada saat ekspose yang diadakan oleh Dinas PMPTSP beberapa waktu yang lalu.(Arie)

    Berita Terkait

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    1. AriLaupa says:

      Gambar Kegiatan Ekspose DPMPTSP Luwu Utara Bersama Para Investor Kelapa Sawit, Sabtu (28/10/2017)

  • Flag Counter
  • + F O K U S
    Siswa Tak Lolos PPBD Online, Pihak Sekolah Buka Rumbel

    Friday, 20 July 2018 | 11:19 WITA

    PORATALNEWS.CO.ID | LUWU TIMUR – SMA Negeri 4 Luwu Timur kembali membuka satu ruang belajar (Rumbel) setelah menuai so...
    LP2M Dan SPPM Menggelar Pelatihan Advokasi, Perlindungan Ter...

    Thursday, 19 July 2018 | 22:53 WITA

    PORATALNEWS.CO.ID | MAROS – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Hasanuddin (Unhas) ...
    Bangunan Senilai Rp1,4 Miliar di Segel Tim Penyelidik, Begin...

    Thursday, 19 July 2018 | 21:45 WITA

    PORATALNEWS.CO.ID | MAROS – Kejaksaan Negeri (Kejari) Maros menyegel bangunan pasar yang sedang dalam penggerjaan di K...
    Jelang HUT Adhyaksa Ke-58, Kejari Lutim Gelar Berbagai Lomba

    Thursday, 19 July 2018 | 20:18 WITA

    PORATALNEWS.CO.ID | LUWU TIMUR – Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwu Timur Bakal menggelar berbagai  Lomba dalam menyambut...
    KPUD Lutim Masih Melakukan DPSHP Dan DPT, Jelang Pileg Dan P...

    Thursday, 19 July 2018 | 19:52 WITA

    PORATALNEWS.CO.ID | LUWU TIMUR – Sebelum penetapan daftar pemilih tetap (DPT) dalam rangka Pemilihan Legislatif (Pileg...
    + F O K U S
    Siswa Tak Lolos PPBD Online, Pihak Sekolah Buka Rumbel

    Friday, 20 July 2018 | 11:19 WITA

    PORATALNEWS.CO.ID | LUWU TIMUR – SMA Negeri 4 Luwu Timur kembali membuka satu ruang belajar (Rumbel) setelah menuai so...
    LP2M Dan SPPM Menggelar Pelatihan Advokasi, Perlindungan Ter...

    Thursday, 19 July 2018 | 22:53 WITA

    PORATALNEWS.CO.ID | MAROS – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Hasanuddin (Unhas) ...
    Bangunan Senilai Rp1,4 Miliar di Segel Tim Penyelidik, Begin...

    Thursday, 19 July 2018 | 21:45 WITA

    PORATALNEWS.CO.ID | MAROS – Kejaksaan Negeri (Kejari) Maros menyegel bangunan pasar yang sedang dalam penggerjaan di K...
    Jelang HUT Adhyaksa Ke-58, Kejari Lutim Gelar Berbagai Lomba

    Thursday, 19 July 2018 | 20:18 WITA

    PORATALNEWS.CO.ID | LUWU TIMUR – Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwu Timur Bakal menggelar berbagai  Lomba dalam menyambut...
    KPUD Lutim Masih Melakukan DPSHP Dan DPT, Jelang Pileg Dan P...

    Thursday, 19 July 2018 | 19:52 WITA

    PORATALNEWS.CO.ID | LUWU TIMUR – Sebelum penetapan daftar pemilih tetap (DPT) dalam rangka Pemilihan Legislatif (Pileg...