PTPS Harus Memahami Peran dan Fungsi Pengawasan di TPS

PORTALNEWS.CO.ID | LUWU – PTPS harus memastikan prosedur pelaksananaan pemungutan dan perhitungan suara sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan di TPS. Hal ini disampaikan oleh ketua Bawaslu Luwu Abdul Latif Idris pada kegiatan Peningkatan kapasitas SDM dan Training of Trainer (TOT) Panwascam se-Kabupaten Luwu.

Kegiatan selama dua hari 23-24 maret 2019, yang dilaksanakan di Hotel Mulia Indah Palopo ini, memberikan pengetahuan Pemilu kepada Panwascam dengan metode teori dan simulasi proses Pemilu. Hingga seluruh Panwascam bisa melihat dan memprektekkan secara langsung setiap masalah dan penyelesaiannya di TPS.

Dalam simulasi sejumlah Panwascam mengambil peran dan melakukan proses pemungutan, penghitungan dan rekap suara ditingkat TPS. Termasuk hal-hal yang kadang luput dalam pengawasan pada proses-proses yang ada di TPS.

Koordinator Div. Hukum Bawaslu Kaharuddin menjelaskan, hal-hal yang dipraktekkan dan permainan peran dalam kegiatan adalah hal-hal yang diprediksi bisa saja terjadi. Hingga dengan adanya gambaran dalam kegiatan dapat menambah pengetahuan bagi Panwascam. Termasuk dalam mengawal kerja PTPS pada Pemilu 17 april mendatang.

Kaharuddin dalam penjelasaanya menambahkan, PTPS dapat memberikan saran perbaikan dalam proses pungut hitung, jika tidak di Ikuti KPPS maka diteruskan ke Panwaslu kecamatan lewat panwaslu desa/kelurahan untuk dikeluarkan rekomendasi.

Hingga PTPS perlu ada pemahaman dengan baik terkait aturan. Hal ini penting bagi setiap PTPS agar memahami tupoksi, dan dapat menjalankan fungsi koordinatif dan korektif.

Ketua Bawaslu Luwu terus mewanti-wanti Panwascam untuk memberi pembinaan dengan baik kepada PTPS. Menurutnya kinerja PTPS pada Pemilu adalah salahsatu indikator keberhasilan Bawaslu dan Panwascam dalam mengawasi Pemilu. (HMS/ZB)