Puluhan Warga Datangi Kantor DPRD Luwu, Ada Apa.?

  • Whatsapp
Puluhan Warga Datangi Kantor DPRD Luwu

Luwu, Portalnews.co.id – Puluhan warga yang tergabung dalam Asosiasi Musik Entertainment Luwu (AMEL) rame-rame mendatangi kantor DPRD Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan, untuk menyuarahkan aspirasi mereka dihadapan para Anggota Komisi I Bidang Hukum dan Pemerintahan.

BACA JUGA : Isu Pansus Bermuara Politik, Begini Tanggapan Anggota DPRD Luwu

Kedatangan mereka ini, lantaran usaha mereka sudah tidak berjalan sebagaimana mestinya beberapa bulan terakhir. Akibat dampak dari Pandemi Covid 19. Selasa siang (16/6/2020).

Read More

Sebab semua usaha sudah beroperasi, kecuali pelaku usaha hiburan masyarakat atau elektone dan chaya-chaya yang hingga kini belum diberikan ijin atau keikut sertaan mereka di acara prepsepsi maupun pernikahan.

Zulkifli Rasdin selaku ketua AMEL Luwu dalam pertemuan tersebut memintah kepada pemerintah untuk dapat memperhatikan kondisi mereka, selaku pelaku seni musik hiburan rakyat yang ada dikabupaten luwu.

Adapun tuntutan yakni “Meminta agar segera mengeluarkan ijin pesta pernikahan dengan alasan SBB, apabila izin tidak bisa diberikan paling tidak ada solusi bagi kami pekerja seni hiburan masyarakat (elektone dan chaya-chaya). Karena kami dan keluarga butuh nafkah untuk menghidupi keluarga kami” Tutur Zulkifli

Lanjutnya lagi “Kami ingin supaya pemerintah daerah (Pemda) kabupaten luwu, melalui pemerintah desa (pemdes) mengintruksikan kepada masyarakat untuk lebih mengutamakan memakai alat musik yang ada dikabupaten luwu. Setiap ada kegiatan atau event pemerintah kabupaten luwu yang diadakan ditingkat kabupaten, kecamatan, dan desa agar lebih mengutamakan alat atau sound yang ada di kabupaten luwu dengan menginformasikan ke pengurus AMEL Luwu”.

BACA JUGA : Angkat Potensi Alam, HIMAKURSEL Dapat Dukungan Penuh Camat Kur Selatan

Terpisah, Ketua DPRD Luwu Rusli Sunali dari Fraksi PPP menjelaskan terkait adanya mekanisme dan regulasi terkait aspirasi kepada DPRD “Pihak DPRD Luwu akan memberikan rekomendasi kepada eksekutif dalam hal ini pemerintah, untuk teman-teman elektone ini yang pertama insetif dan kemudian mengadakan new normal tentunya perlu ditetapkan berdasarkan regulasinya. Karena itu tidak sesuai dengan regulasi, maka SKPD tentu juga tidak akan berani, yang pasti anggaran itu ada. Ungkap Rusli Sunali, Anggota DPRD Luwu dua periode ini.

Lanjutnya lagi, “Kalau regulasi membolehkan dalam bentuk ibah, maka pengusaha, saya yakin akan dibantu. Karena anggaran kurang lebih 19 milliar ini, diperuntuhkan untuk bencana, terkait covid 19”.

Turut hadir dalam rapat tersebut, Sekretaris DPBD Luwu, Sekretaris Dinas Kesehatan Luwu, Dinas Perdagangan, dan Dinas Pariwisata Kabupaten Luwu. (ZB)

Related posts

Portal-News-729X90 Portal TV - Channel Streaming Indonesia