Pungutan Liar SMANSA Belopa Berfariasi, Paling Besar Kelas XII

  • Whatsapp
Pungutan Liar

Luwu, Portalnews.co.id – Sekolah Menegah Atas (SMA) Negeri 1 Luwu atau yang lebih dikenal dengan SMANSA Belopa merupakan salah satu sekolah favorit di Kabupaten Luwu, Provinsi  Sulawesi Selatan dan menjadi kebanggan bagi para siswa yang dapat duduk dan bersekolah disana.

BACA JUGA : LKPJ Bupati Luwu Disorot, Agar Tak Menjadi Tong Sampah

Ditengah pandemi Covid-19 ini, Para siswa SMAN 1 Luwu tersebut berencana untuk menggelar acara perpisahan bagi siswa-siswi kelas XII yang telah menyelesaikan pendidikannya atau lulus dari sekolah tersebut, akhirnya memungut atau sumbangan uang perpisahan dari para siswa, siswi. Mulai kelas X, kelas XI dan kelas XII.

Read More

Besaran pungutan untuk acara perpisahan itu berpariasi, misalnya siswa kelas X dan kelas XI sebesar Rp. 30 ribu. Sedangkan untuk siswa kelas XII dipungut biaya sebesar Rp. 200 ribu.

Saat ditemui, salah satu siswa kelas X Mipa 2 SMAN 1 Luwu yang tak mau dimediakan namanya menjelaskan bahwa memang ada pungutan dari panitia  untuk biaya acara perpisahan siswa nantinya.

“Iye, sudahmi saya bayar Rp. 30 ribu, termasuk satu kelasku sudah dia bayar semua, karena saya kelas X jadi Rp. 30 ribu, kalau kelas XII Rp. 200 ribu” tuturnya. Rabu malam (3/6/2020) pukul 20:34 (Wita).

Dikonfirmasi, Kepala Sekolah SMAN 1 Luwu, Nurdin Muin saat dimintai tanggapannya terkait adanya agenda perpisahan tersebut, melalui via selulernya. Tidak memberikan tanggapannya, terkait siswa, siswi mengadakan acara perpisahan Sekolah dengan pungutan.

Selain itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu, Amang Usman saat dimintai tanggapannya menjelaskan “Kalau kesepakatan komite, orang tua siswa itu boleh saja. Tetapi kalau itu pemaksaan atau semacamnya tidak boleh”. Ungkap Amang. Kamis (4/6/2020) Dini hari, pukul 00:35 (Wita).

BACA JUGA : Bentuk Pansus dan LKPJ Bupati Luwu, 4 Fraksi Menolak dan Tawarkan Opsi Lain

Selain pungutan yang dipertanyaakan, tidak adakah anggaran yang diperuntuhkan dari pihak sekolah untuk melakukan acara perpisahaan, sehingga para siswa/siswi tidak lagi melakukan patungan atau sumbangan sukarela.

Tambah Amang Usman “Tidak ada..”.

Hingga berita ini dilayangkan, belum ada tanggapan dari Kepala Sekolah SMA 1 Negeri Belopa . (ZB)

Related posts

Portal-News-729X90 Portal TV - Channel Streaming Indonesia