Sang Kekasih Merantau Ke Malaysia, Anak Kandung Mala di Gauli

  • Whatsapp

Luwu, PortalNews.co.id – Karena sang kekasih merantau ke malaysia, seorang Ayah di Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan tega setubuhi Anak Kandungnya sendiri.

 

Read More

Sebut saja, Rion Gasong, alias Papa Usy, 48 tahun, warga Dusun Pappoko, Desa Tabah, Kecamatan Walenrang Timur, Kabupaten Luwu, harus mendekam di sel Polsek Walenrang karena perbuatannya. Rabu, (7/8/2019).

 

Satuan Res Polsek Walenrang Kecamatan Walenrang Kabupaten Luwu, Akp Rafli S.Sos MH melakukan penangkapan pelaku persetubuhan anak di bawah umur oleh bapak Kandungnya sendiri selama enam tahun.

 

Penangkapan dilakukan terhadap tersangka Rion Gasong alias Pak Usy Bin Yohanis Pairi Gasong, 48 tahun. Atas dasar laporan dari masyarakat. Selasa (06/8/2019) pada pukul 18.00 (Wita)

 

Dari pengakuan korban, tersangka setubuhi korban sejak tahun 2013. Kala itu, korban Us (18) masih duduk di kelas III SMP, secara berulang kali. Sampai korban Us dewasa dan terkahir tersangka melakukannya pada hari senin tanggal 29 Juli 2019.

 

Adapun motifnya tersangka, Rion mengakui ‘’Bahwa ia melakukan persetubuhan terhadap anaknya dengan iming-iming kan korban Us, untuk di belikan Hp. Karena tersangka sakit hati terhadap istrinya Per Minnang (Ibu Kandung Korban) yang merantau ke negeri Jiran (Malaysia). Sehingga tersangka tak kuasa lagi menahan diri, dan leluasa melakukan hasratnya menyetubuhi Anak kandungnya sendiri.

 

Kapolsek Walenrang, AKP Rafli, menjelaskan pelaku baru mengaku telah menyetubuhi anaknya, setelah dikonfrontir dengan korban.

 

‘’Rion awalnya mengelak dan tidak mengakui perbuatannya, tapi setelah kita pertemukan dengan korban. Pelaku akhirnya mengaku,”.

 

Rafli menambahkan, “Kejadiannya saat ibu korban merantau di Malaysia, berlangsung selama enam tahun. Dan korban sebenarnya sudah melapor pada neneknya, tapi tidak dipercaya,” ujarnya AKP Rafli.

 

Dari hasil perbuatan tersangka, kini Rion di tahan di polsek walenrang, sejak, 7 Agustus 2019. Dan tersangka dijerat dengan Pasal 81 Ayat (3) UU nomor 17 tahun 2016 tentang Perpu Pengganri UU No1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Tutupnya

 

Penulis: Adyrman

Editor : Zainuddin Bundu

Related posts

Portal-News-729X90 Portal TV - Channel Streaming Indonesia