Sikap Lurah Suli Dinilai Otoriter

  • Whatsapp
Sikap Lurah Suli Dinilai Sikap Lurah Suli Dinilai Otoriter

Luwu, Portalnews.co.id – Sekaitan dengan adanya informasi pengangkatan sepihak oleh pegawai syara masjid Nurul Jannah Banawa, Lingkungan Banawa, Kelurahan Suli, Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan, pada hari Selasa siang (09/06/2020). Di respon positif, dan nilai telah mencederai demokrasi dalam menyalahgunakan jabatannya selaku Lurah, pada tanggal 05 Juni 2020. Yakni Imam, khotib dan bilal.

BACA JUGA : Soal Rekomedasi KASN Dan DPRD, Diduga Kepala BKPSDM Luwu Main Mata.?

Pasalnya Lurah Suli, Sukmawati Gusalim sudah sering kali menanamkan sikap arogansi sebagai pelayan publik pada sejumlah warga, dan terkesan semenah-menah.

Dimana ia telah melakukan pengakatan sepihak, dan pemecatan secara sepihak, serta mencampuradukan persoalan pribadi pada kedudukannya sebagai pelayanan publik. Tanpa melakukan musyawarah.

Hal ini diketahui, Anggota DPRD Luwu Muh. Yani Mulake Komisi III Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat DPRD Luwu dari Fraksi PAN saat dihubungi media ini ia menjelaskan “Mengenai pengangkatan atau penunjukan pegawai syara oleh lurah Suli secara sepihak itu merupakan tindakan yang keliru. Pemerintah tidak memiliki wewenang dalam pengangkatan pegawai syara pada masjid, namun harus melalui musyawarah masyarakat”. Ungkap Lelaki Dua Periode ini dari  dapil II meliputi Kecamatan Suli, Suli Barat, Larompong, dan Larompong Selatan melalui akun whatsappnya. Senin (15/6/2020) pukul 13:49 (Wita).

Lanjutnya lagi “Pemerintah bisa hadir sebagai fasilitator, bila terjadi masalah. Pengangkatan pegawai syara tidak boleh sembarangan, harus orang yang memiliki kemampuan dan dipilih atau disepakati oleh mayoritas jamaah dan di SK kan oleh panitia masjid. Tidak boleh diangkat sepihak oleh pemerintah atau siapa pun, kalau itu terjadi pemerintahnya otoriter dan tidak paham fungsinya”.  Cetus lelaki dua periode ini yang selalu andil dalam persoalan rakyat, baik di lingkungan dapilnya maupun di parlemen luwu.

BACA JUGA : Pengaspalan Ruas Jalan Padang Sappa Dinilai Markup, Penegak Hukum Diminta Audit

Ia terpanggil sebagai wakil rakyat dengan adanya persoalan tersebut, selain pengangkatan sepihak atas pengurus pegawai syara oleh Sukmawati Gusalim, juga dinilai mencederai demokrasi alias cacat hukum. Karena telah melakukan pemecatan sepihak di kantor kelurahan oleh satu satu Kepala Lingkungan Kampung Baru, dengan melayangkan surat pemberhentian, dengan dalil atas adanya desakan masyarakat pada sekitar bulan februari lalu.

“Ya benar sikap seperti tidak boleh dibiarkan, karena bisa memicu konflik horisontal dalam masyarakat. Persoalan ini bisa diselesaikan oleh camat atau kalau ada laporan dari masyarakat secara tertulis ke DPRD bisa ditindak lanjuti oleh Komisi I”. Tegasnya.  (ZB)

Related posts

Portal-News-729X90 Portal TV - Channel Streaming Indonesia