Spanduk Bupati, Wakil dan Kadis Pendidikan Lutim di Biarkan Robek-Robek

PORTALNEWS.CO.ID I MALILI – Spanduk Bupati dan Kadis Pendidikan Lutim di biarkan robek-robek, dimana spanduk tersebut. Merupakan sebagai bentuk Nawacita Pendidikan seakan semakin memprihatinkan dan terkesan miris dari setiap pandangan orang yang hendak melintas di daerah tersebut.

Lantaran kurang adanya ketaatan maupun kedisiplinan, serta kepedulian untuk menjaga integritas figur di negeri ini, terkhusus Kota Malili, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Padahal jika diamati Kota Malili sangat dikenal atas adat istiadatnya, tata karma dan pribahasa. Rabu, (16/1/2018).

Dari pantauan di lokasi, salah satu sekolah yang berada di ibukota Kabupaten Luwu Timur, Kota Malili. Telah memperlihatkan betapa mirisnya nilai integritas seorang pemimpin, yang merupakan sebagai Bupati Luwu Timur, H. Muh, Thorig Husler, Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, ST dan Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Luwu Timur, H. La Besse seakan tak bermakna atas wibawa yang diembannya selama ini.

Pasalnya, Sekolah yang berkedudukan di dibumi Sawerigading itu, yakni SMPN 1 Malili, Kabupaten Luwu Timur tidak memperdulikan posisi alat peraga publikasi, yang dimana terpampang sosok-sosok tersebut dalam kepemimpinannya yang dibiarkan tergantung dan robek-robek, tepatnya di depan Polres Malili.

Seorang warga yang melintas mengatakan, “Spanduk tersebut terlihat sangat mirisdan dibiarkan seperti itu. Sebab, di Spanduk itu terlihat Orang nomor satu dan wakil, serta kepala dinas dibiarkan tergantung, dalam keadaan robek-robek”. Imbuhnya

Setelah usai media ini dari Kantor Polres Luwu Timur, hendak bertemu dengan Bapak Kapolres untuk pertemuan, kami langsung menyempatkan waktu bertemu dengan pihak sekolah ingin menanyakan atribut tersebut, namun atribut tersebut sudah buru-buru di cabut, dan tidak lagi terpajang di depan gerbang pintu masuk SMPN 1 Malili. Lantaran tak ingin di publikasi.

Namun kami terus melakukan aksi klarifikasi kepada pihak sekolah, tapi salah satu petugas sekolah mengatakan kalau Kepseknya lagi ke Jakarta ada urusan dinas. Tandasnya

Tak sampai disitu, hal ini berujung ke meja Kadis Pendidikan Lutim H. Labese saat dijumpai di ruang kerjanya, sempat tersontak dengan wajah ramah, setelah melihat Foto Bupati dan Foto dirinya dibiarkan seperti itu.

“Ia dinda, nanti saya akan koordinasi dengan pihak sekolah, terima kasih sudah mau berbagi informasi di lingkup kerja saya”.

Tambah Labese “Andaikan tidak ada dinda berdua, saya tidak tahu” tegasnya (ZB).