Warga Desa Benteng Paremba Bangun Jaringan Irigasi Pertanian

0
130
Warga Desa Benteng Paremba Bangun Jaringan Irigasi Pertanian
loading...

PORTALNEWS.CO.ID | PINRANG – Warga Desa Benteng Paremba, Kabupaten Pindrang, Sulawesi Selatan kembali mengagas kemajuan desa dengan membangun jaringan irigasi pertanian untuk kesejahteraan petani di daerahnya.

Muh. Yusuf, selaku Kepala desa Benteng Paremba dikenal sebagai nahkoda, karena telah menunjukan inovatif kerja dalam membangun desanya.

Baik jaringan irigasi pertanian melalui sistem jaringan Pipanisasi dan di bantu oleh perangkat desa dan tokoh masyarakat maupun pembangunan lainnya untuk memudahkan warga desanya dalam beraktifitas.

Selain itu, Muh. Yusuf, juga sebelumnya membangun jaringan irigasi pertanian untuk warga yang ada di Desa Benteng Paremba. Warga sangat bersyukur dan ikut mengelolah sawah, meski hanya satu kali satu tahun.

Warga Desa Benteng Paremba Bangun Jaringan Irigasi PertanianNamun setelah terbangunnya saluran irigasi, masyarakat desa Benteng Paremba yang melingkupi empat Dusun, akhirnya ikut legah, meski baru dua dusun yang digunakan, dimanfaatkan saluran irigasi tersebut. Diantaranya, Dusun Kandoka dan Dusun Lombo.

Adapun saluran irigasi yang di maksud, kami namai Sijari Papi (Sistem Jaringan Irigasi Pertanian Melalui Pipanisasi ) dan di anggarkan dari Dana Desa, di bangun pada tanggal (24/12) dan mengaliri sekitar sepuluh hektar areal persawahan tadah hujan, Ucap Muh. Yusuf.

Hal senadah juga di ungkapkan oleh Burhanuddin, selaku Ketua Kelompok Tani Sipatokkong di Dusun Kandoka.

“Selama ini kami menggarap sawah cuman sekali setahun, itupun kalau musim penghujan seperti saat ini, tapi setelah pembangunan pipa irigasi tersebut, masyarakat Dusun Kandoka dan Dusun Lombo, bisa melakukan penanaman padi dua kali setahun.

Air Pipanisasi tersebut, bukan hanya di pergunakan oleh petani, tapi juga di pergunakan untuk keperluan rumah tangga serta Pipanisasi mengaliri sawah sebanyak sepuluh hektar areal, dan panjang pipa yang kami pergunakan seribu lima ratus meter dengan menggunakan tiga cabang.

Ini adalah inovasi yang sangat membantu masyarakat pegunungan, terlebih khususnya masyarakat desa Benteng Paremba. (Akbar ).

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here